Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2020

Jangan Lupakan Guru Ngajimu

Jika saat ini kita sudah mahir mengaji, jangan lupa, pasti ada guru yg pertama kali mengajarkan kita A Ba Ta Tsa. Mungkin sudah kita lupakan, mungkin juga sebagian dari kita masih mengingatnya. Banyak kenangan dan manfaat dari guru2 kita.

Mungkin guru ngaji kita seorang ustadz yg sederhana, tidak rupawan, tidak ahli ceramahan, tidak dapat gajian, tidak punya gelar pendidikan, tidak dikenal banyak orang, tidak pernah tampil di tv, medsos, radio dan koran, dan mungkin penampilannya kampungan…

Tapi ingatlah 8 jasa2 luar biasa guru ngaji kita dibawah ini yg tidak bisa dinilai dengan apapun..

MEMBELI KERINGAT GURU

Dalam sebuah diskusi, seorang murid bertanya kepada gurunya,

Murid : "Jika memang benar para guru adalah orang-orang yang pintar, mengapa bukan para guru yang menjadi pemimpin dunia, pengusaha sukses, dan orang-orang kaya raya itu?

Gurunya tersenyum, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, ia masuk ke ruangan nya, dan keluar kembali dengan membawa sebuah timbangan.

Rabu, 27 Mei 2020

Ustadz Modern & Kyai Kampung

Ada seorang Ustadz Modern (UM) yang gerah melihat amalan warga kampung yang dipimpin seorang Kyai Kampung (KK).

Akhirnya Ustadz Modern mendatangi Kyai Kampung. Setelah ucapkan salam, maka terjadilah dialog:

Rabu, 13 Mei 2020

Al-Imam Abdullah Bin Alawi Al-Haddad Berkata: Waspadalah, Hindarilah Mempercepat Sholat yang Keterlaluan

Berkata Al-Imam Abdullah Bin Alawi Al-Haddad : Waspadalah, hindarilah mempercepat sholat yg keterlaluan seperti yg menjadi kebiasaan banyak orang bodoh dalam sholat tarawih
قال الحبيب عبدالله بن علوي الحداد ويحذر من التخفيف المفرط الذي يعتقده كثير من الجهلة في صلاتهم للتراويح ﺣﺘﻰ ﺭﺑﻤﺎ ﻳﻘﻌﻮﻥ ﺑﺴﺒﺒﻪ ﻓﻲ اﻹﺧﻼﻝ ﺑﺸﺊ ﻣﻦ اﻟﻮاﺟﺒﺎﺕ ﻣﺜﻞ ﺗﺮﻙ اﻟﻄﻤﺄﻧﻴﻨﺔ ﻓﻲ اﻟﺮﻛﻮﻉ ﻭاﻟﺴﺠﻮﺩ، ﻭﺗﺮﻙ ﻗﺮاءﺓ اﻟﻔﺎﺗﺤﺔ ﻋﻠﻰ اﻟﻮﺟﻪ اﻟﺬﻱ ﻻ ﺑﺪ ﻣﻦﻫ ﺑﺴﺒﺐ اﻟﻌﺠﻠﺔ،

Tarawih bukan Ibadah Balapan

Yang tarawih super cepat kira-kira 4 rakaat per 30 detik tidak sah, bahkan di kalangan yang mengatakan thuma'ninah tidak wajib pun tetap tidak sah. Rukun qauli dan fi'linya tidak dilakukan sebagaimana mestinya.

Rabu, 01 April 2020

Fenomena Akhir Zaman

-Banyak ibadah minim ilmu
-Banyak ilmu minim ibadah
-Banyak ibadah namun tertular sombongnya Iblis
-Ahli maksiyat namun rendah hati layaknya Shufi
-Ahli maksiyat menjadi figur teladan
-Ahli ibadah namun menyebalkan

Berpikir Waras itu Tidak Semudah Mengerjakan soal UN matematika

Logika lebih sering terkalahkan oleh watak. Seorang penakut tidak akan berani tidur dirumah hanya berdua dengan mayat, padahal logika dia sudah sangat yakin mayat tidak bisa berbuat apa apa.

Ada yang Merasa Aman dari Virus Corona karena Merasa Dekat dengan Allah

Ketahuilah Yaa Saudara/i...
Rasulullah saw adalah manusia yang paling dekat dengan Allah, bersembunyi di gua tsur dari kejaran Kafir Quraisy. Bukan karena dia takut atau pengecut, tapi Risalah agama ini harus sampai ke generasi berikutnya..

Senin, 23 Maret 2020

Islam itu Mudah, Jangan Dipersulit (Terkait Virus Corona & Shalat Jum’at)

Ini Nabi sendiri yang mengatakannya. Ada banyak keterangannya dalam hadis, silahkan dibaca sendiri. Salah satunya, Nabi mengatakan, “Siapa yang mempersulit agama, dia akan kalah” (HR: Bukhari). Maksudnya bagaimana? Islam menawarkan banyak kemudahan, sehingga kalau ada yang mempersulit, dia akan bosan dan capek sendiri. Misalnya, kalau shalat wajib tidak bisa berdiri, maka dibolehkan dengan duduk, tapi kalau tidak mampu berdiri, dan dipaksakan berdiri, maka orang yang melakukan itu akan capek sendiri dan pada akhirnya dia juga akan memilih kemudahan di dalam beragama.

Jumat, 03 Mei 2019

Mengapa Kita Harus Berziarah Ke Maqam Para Wali Allah?

Ada seorang yang berpaham Wahabi bertanya kepada al-Habib Umar bin Hafidz,“Kenapa ziarah maqam Awliya (Para Wali Allah) ? Sedangkan mereka tiada memberi kuasa apa-apa dan tempat meminta hanya pada Allah”

Al-Habib Umar bin Hafidz lantas menjawab:
“Benar wahai saudaraku, aku juga sama pegangan denganmu bahwa mereka tiada mempunyai kekuasaan apa-apa.

Jumat, 12 April 2019

Pemilu, Memilih Pemimpin dan Islam

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ... الأية
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu." Q.S. An-Nisaa ayat 59. Ayat ini adalah perintah taat kepada penguasa atau pengatur atau pemimpin atau pemilik perintah. Allah menyebutnya ulil amri. Ketaatan kepada Ulil amri adalah setelah Allah dan Rasulullah. Urutan yang wajib ditaati: 1. Allah, 2. Rasulullah, 3. Ulil Amri. Ulil Amri ada di peringkat ketiga yang ditaati setelah Allah dan Rasulullah.

Selasa, 02 April 2019

Malam ini Malam Isro Mi'roj

Malam ini, seribu tahun lebih yang lalu, satu peristiwa besar terjadi, seorang hamba menemui Tuhannya, ada peristiwa "Melangitkan manusia untuk berkontribusi kembali di bumi".
Jika ayat Tuhan dimulai dg "Subhana" (Mahasuci) berarti ada kejadian luar biasa yg tak bisa dijangkau oleh logika manusia, jika perjalanan dari Masjidil Haram di mekkah menuju Masjidil Aqso bisa kita logikakan hari ini, perjalanan dari Aqso ke Sidratal Muntaha tak akan bisa.
Di ayat itu, Allah memakai kata "Asra" (menjalankan), Nabi Muhammad pasif dalam hal ini, yg menggerakkan adalah Allah SWT, yg kuasa, mengatur bertemu nabi2 sebelumnyam mendapat perintah Shalat, adalah Allah nan agung...

Minggu, 30 Desember 2018

Aturan Komentar Negatif:

Para ulama telah membuat aturan-aturan atau prinsip-prinsip ketika ingin menyalahkan orang lain atau menghukuminya, ini dikenal dengan istilah
ضوابط الحكم على الناس
Aturan2 itu diantaranya:
1- Hanya orang yang tahu dengan seksama semua karakter seseorang yang boleh menghukuminya.
2- Hanya orang yang tahu metodologi kritik yang boleh menghukumi seseorang.
3- Menghukumi orang lain itu memakai standar Alquran dan Hadist bukan pendapat perorangan atau kelompok.

Tsunami Selat Sunda 2018

Tsunami dan berbagai musibah lain di Indonesia beberapa waktu ini adalah bukti kekuasaan dan kebesaran Allah SWT .. Robbil Alamiin .. Tuhan semesta alam.
Dalam Al-Quran Surat Al-Hadid ayat 22 disebutkan ..
مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍۢ فِي ٱلْأَرْضِ وَلَا فِيْ أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَٰبٍۢ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَآ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌۭ
"Tiada suatu bencana-pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."

Tsunami Dan Gempa Ujian Atau Azab? (Oleh Al Habib Munzir Bin Fuad Al Musawa)


Peristiwa Tsunami Demi Allah bukanlah Azab, tetapi Rahmat dan Kasih sayang Allah swt atas Ummat Muhammad saw, mengapa?
Berapa ratus ribu Jiwa pendosa bertebaran dimuka bumi dengan lidah penuh dosa, telinga penuh dosa, pandangan penuh dosa, perbuatan penuh dosa dan hati yg membusuk dg dosa, dan setiap dosa membutuhkan Istighfar dan taubat,....

Surga Dunia Adalah Majlis Ta'lim


ان في الدنيا جنة من دخلها طاب عيشه
Setuhune ing alam dunyo iku ono suwargo. Sinten ingkang kerso manjing mesti uripe kepenak.
Dadi ning dunyo iku empun wonten surgo. Kito saget nikmati surgo iku. Terus nopo surgone? Yoiku PANGGONAN NGAJI utowo MAJLIS TA'LIM. Mangkane kapan wong kerso ngaji mesti uripe ayem. Masio naliko ngaji paham utowo ogak paham. Sepiro akehe panggonan ngaji sepiro suwargone akeh.
Biso di titeni daerah kok babar blas ora ono ngajine mesti wargane sumpek kabeh. Mangkane Kyai-kyai biyen najan saben dino mung ngoja ngaji mulang santri tapi uripe ayeme puuuolll.

RIDLO-ALLAH. Kiriman wa inspiratif dari Ketua Umum PBNU almukarrom KH @said_aqil_s


*كُلُّنَا اَشْخَاصٌ عَادِيٌّ فِ نَظْرِ مَنْ لاَ يَعْرِفُنَا*
*Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita..*
*وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا*
*Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita..*

Memahami Bahasa Alam (Perjanjian Aqobah 2 - Tsunami Banten)

Momentum baiat Aqobah kedua, dijadikan starting point oleh kaum muslimin untuk berbondong bondong hijrah ke Madinah hingga tinggal tersisa Nabi SAW, Abu Bakar, Ali dan beberapa sahabat lainnya di Mekah
Gelombang besar hijrah ini dicium oleh kafir Quraisy sebagai ancaman masa datang, karena bisa jadi kaum muslimin akan menjadikan Yatsrib yang kemudian berganti nama menjadi Madinah digunakan sebagai pusat kekuatan yang mengganggu otoritas mereka.

Senin, 12 November 2018

Khutbah: Menghadiri Maulid Nabi ﷺ.. Diintisari Dari Buku Annitat Karya Syekh Sa'ad Tarim.

Muqaddimah Arab (Tema Bulan-Bulan Islam)
Wasiat Taqwa Bahasa Indonesia

Jamaah Jumat rahimakumullah
Di bulan Rabiul Awwal semua orang beriman bergembira dan berbahagia. Perayaan kelahirannya diadakan dimana-mana. Banyak orang yang menghadirinya di manapun diadakan. Harapan mereka adalah keberkahan, ingin mengenal Rasulullah SAW, ingin mencintainya, ingin memujinya, ingin meneladaninya, ingin bersamanya kelak di jannatun Na’im beserta org yng kita cintai, yaitu Rosul Muhammad sang kekasih kita dan masih banyak lagi harapan dan tujuan mulia mereka.

Jumat, 19 Oktober 2018

Khutbah: Jangan Merasa Aman, Jangan Karena Merasa Nyaman, Setiap Orang Yang Beriman, Pasti Akan Diberi Cobaan Dan Ujian


اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ اَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ, اَشْهَدُ أَنْ لآ إلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لاَ نَعْبُدُ اِلاَّ اِيـَّاهُ مُخْلِصِيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَلَوْ كَرِهَ الْمُنَافِقُوْنَ, اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَلَّذِيْنَ هُمْ لِطَاعَتِهِمْ خَالِصُوْنَ. اَمَّا بَعْدُ: فَياَ عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْـمِ : الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَ إِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Marilah bersama-sama kita tingkatkan kwalitas taqwa kita kepada Allah swt. bertaubatlah selalu kepada Allah dengan meminta ampunan kepadanya.

Dalam beberapa bulan, minggu terakhir, terjadi beberapa musibah yang melanda negeri kita. Mulai dari gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi (pencairan tanah) yang menyebabkan amblasnya tanah dan meruntuhkan bangunan di atas bumi, banjir bandang. Kejadian tersebut membuat kita semua prihatin dan sedih atas musibah yang menimpa terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam. Saudara-saudara kita yang meninggal akibat bencana tersebut mencapai ribuan. Rumah-rumah penduduk dan fasilitas umum juga mengalami kehancuran. Dalam konteks seperti ini, yang paling tepat adalah mengembalikan status bencana kepada Allah Swt. Dalam QS al-Baqarah ayat 156, Allah berfirman yang artinya: “(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji'ûn’ (sesungguhnya kita semua milik Allah dan kepada Allah pula kita semua kembali).