Tampilkan postingan dengan label Gus Dur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gus Dur. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 April 2017

NU Itu Kumpulannya Para Ulama Yang Percaya Pada Diktum "Ikhtilafu Ummati Rahmah"

Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia dengan anggota jutaan orang, dan dipimpin oleh para ulama dan akademisi (bukan dai, motivator, atau mualaf), yang ahli ilmu-ilmu keislaman tradisional, saya kira wajarlah bila sering terjadi ikhtilaf atau perbedaan sikap di antara para ulama NU mengenai persoalan-persoalan politik mutakhir (dulu Gus Dur pernah menulis esai tentang perbedaan sikap Kiai Wahab Chasbullah dan Kiai Bisri Syansuri terhadap Demokrasi Terpimpin yang diberi judul jenaka, "Sulit Masuknya, Mudah Keluarnya"). Toh, NU itu kumpulannya para ulama yang percaya pada diktum "ikhtilafu ummati rahmah," bukan organisasi militer yang harus satu kata dalam segala hal. Yang berisik itu kan orang-orang luar NU yang ingin ormas besar ini berada di pihak mereka. Maka, bila sejumlah ulama NU mengeluarkan pendapat yang cocok buat mereka, ramai-ramailah mereka 'mendadak NU'. Tapi begitu ulama NU yang lain mengeluarkan pendapat yang tak cocok dengan kepentingan mereka, meluncurlah serapah, makian, dan cacian.

Rabu, 29 Maret 2017

Gus Dur : Qur an itu terdiri dari 4 huruf

kalau ngaji QUR'AN itu harus sungguh2.sebab QUR'AN itu kalau ga syafaat ya laknat
Pilihanya ya cuma 2 itu
QUR'AN itu hurufnya ada 4: قران

Rabu, 22 Februari 2017

Nasehat Gus Dur: Bila Engkau Anggap Solat, Anggaplah Solat Itu...

Bila engkau anggap solat itu hanya penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.
Bila kau anggap solat hanya sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya..
Anggaplah solat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.

Sabtu, 04 Februari 2017

Gusdur Telah Berbuat Maka Kitalah yg Harus Meneruskan

Beliau telah meletakan pondasi yg amat kuat untuk generasi selanjutnya,yaitu pondasi 5K
Keislaman, Ketradisionalan, Keterbukaan, Kebangsaan dan Kemanusiaan
1.Keislaman...beliau mengajarkan kepada kita hakikat keislaman...yaitu islam yg membawa rahmat bagi semesta alam