Tampilkan postingan dengan label Gus Mus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gus Mus. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 April 2017

Gus Mus: “Renungan Rajab”

Bisakah kita menjumpai penguasa tertinggi negeri ini, presiden misalnya, atau setidaknya petinggi tertinggi propinsi kita, gubernur, kapan saja kita mau?
Kalau pun bisa, paling setahun sekali, pada saat diadakan acara open house.

Nah ini Penguasanya petinggi yang Mahatinggi, Penguasa segala, mengadakan open house sehari lima kali. Bukankah ini Kemurahan yang luar biasa bagi hamba sekecil kita ini? Bahkan tidak itu saja. Ia bahkan membuka pintu untuk kita kapan saja. Tengah malam atau dini hari sekali pun, Ia menerima pesowanan kita. Malah menawarkan, "Adakah yang punya hajat? Adakah yang memohon ampun? Adakah yang ingin meminta sesuatu?"

Lalu bagaimana kita yang kerdil ini menyikapi KemahamurahanNya itu? Apakah kita penuh semangat menghadap, sebagaimana misalnya bila kita diterima presiden atau gubernur?


Kamis, 30 Maret 2017

Kata Mutiara Tentang Pencari Ilmu

Penyakit santri / murid yang paling buruk adalah menyepelekan guru, ustadz / kyainya setelah mendapatkan guru yang lebih baik. Hasil yang didapatkan kemudian lebih mendalam itu bukan untuk membanding-bandingkan antar guru, tetapi untuk menguatkan pemahaman dari guru sebelumnya (Al Habib M. Luthfi bin Yahya)