Tampilkan postingan dengan label Nahdlotul Ulama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nahdlotul Ulama. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2018

Teks Arab Risalah Ahlussunnah Wal Jama'ah KH Hasyim Asy'ari

رسالة أهل السنة والجماعة في حديث الموتى وأشراط الساعة وبيان مفهوم أهل السنة والجماعة
تأليف
العلامة الشيخ محمد هاشم أشعرى  الرئيس الأكبر لجمعية نهضة العلماء
عفا الله عنه وعن والديه وعن مشايخه وعن جميع المسلمين
آمين

Terjemah Risalah Ahlussunnah Wal Jama'ah KH Hasyim Asy'ari

DAFTAR ISI

Mukadimah….........................
PASAL I
Sunah dan Bid’ah…................

PASAL II
Masyarakat Nusantara Berpegang Pada Madzhab Ahlussu-nah Wal Jama’ah. Munculnya Berbagai Bid’ah di Nusantara & Macam-Macam Ahli Bid’ah Masa Kini.......................

Kamis, 08 Februari 2018

Nahdlatul Ulama dan Islam Tradisional di Indonesia

Dalam kajian tentang Islam di Indonesia, sudah sering kita mendengarkan kategorisasi atau tipologi dalam bentuk oposisi biner antara modernisme Islam dan tradisionalisme Islam; antara golongan Muslim modernis dan yang tradisionalis. Kelompok atau organisasi yang digolongkan sebagai kaum modernis adalah Muhammadiyah atau Persatuan Islam (Persis) sementara kaum tradisionalis adalah Nahdlatul Ulama. Dalam tipologi ini biasanya kaum-

Rabu, 01 November 2017

Salah Satu Ciri Khas NU Adalah Wawasan Keagamaannya Diimbangi dengan Spirit Kebangasaan yang Kokoh

Sebuah corak keislaman genuine dan unik yang sulit ditemui di Negara Islam manapun di dunia.
Sikap inilah yang mengantarkan para aktifis NU tak bisa tinggal diam jika ada oknum-oknum yg ingin menjadikan Indonesia terpecah belah, walaupun "agenda pecah belah" dilakukan dengan mendompleng kegiatan dan semangat keislaman.
Mari bergabung dengan kami, Nahdlatul Ulama. Tak hanya menjamin keselamatan dunia-akhirat, NU juga menjamin keselamatan agama, bangsa dan Negara secara sekaligus.

Keutuhan NKRI Menjadi Prasyarat Utama Bagi Banyak Hal Kebaikan, Termasuk menjalankan Ibadah

Ulama NU telah menetapkan keberadaan sebuah negara sangat penting, karena melaluinyalah ibadah bisa berjalan. Menyadari sunnatulloh keragaman sebuah bangsa, maka bentuk NKRI adalah sudah ideal bagi berlakunya syari'at Islam. Siapapun bisa beribadah dengan tenang. kehidupan dunia, maka berlaku hukum bersaing dalam kebaikan. Keutuhan NKRI Menjadi Prasyarat Utama Bagi Banyak Hal Kebaikan, Termasuk menjalankan Ibadah

Senin, 03 April 2017

NU Itu Kumpulannya Para Ulama Yang Percaya Pada Diktum "Ikhtilafu Ummati Rahmah"

Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia dengan anggota jutaan orang, dan dipimpin oleh para ulama dan akademisi (bukan dai, motivator, atau mualaf), yang ahli ilmu-ilmu keislaman tradisional, saya kira wajarlah bila sering terjadi ikhtilaf atau perbedaan sikap di antara para ulama NU mengenai persoalan-persoalan politik mutakhir (dulu Gus Dur pernah menulis esai tentang perbedaan sikap Kiai Wahab Chasbullah dan Kiai Bisri Syansuri terhadap Demokrasi Terpimpin yang diberi judul jenaka, "Sulit Masuknya, Mudah Keluarnya"). Toh, NU itu kumpulannya para ulama yang percaya pada diktum "ikhtilafu ummati rahmah," bukan organisasi militer yang harus satu kata dalam segala hal. Yang berisik itu kan orang-orang luar NU yang ingin ormas besar ini berada di pihak mereka. Maka, bila sejumlah ulama NU mengeluarkan pendapat yang cocok buat mereka, ramai-ramailah mereka 'mendadak NU'. Tapi begitu ulama NU yang lain mengeluarkan pendapat yang tak cocok dengan kepentingan mereka, meluncurlah serapah, makian, dan cacian.

Rabu, 29 Maret 2017

Tradisi Pesantren

Tradisi Pesantren....banyak istilah istilah yang akrab di kalangan santri, misalnya, takror, syawir/musyawaroh, sorogan, muhadloroh, takhoshus, ngaji mingguan, bandongan, poso mutih, ngrowot, ro'an, ta'zir, goshob, khodim, lalaran, wetonan, ngaji kilatan atau pasaran, dan seterusnya...istilah istilah tersebut merupakan wadah untuk internalisasi bahkan transformasi ilmu pengetahuan misalnya sorogan adalah media bagi guru untuk melihat tingkat pemahaman santri juga kemandirian santri dalam belajar...ngaji bandongan, ini semacam seminar, sebagai wahana Kyai untuk menyampaikan ilmunya kepada santri dan masyarakat...wetonan/mingguan adalah media pembelajaran bagi masyarakat sekitar pesantren ,dst...media media tersebut sangat layak sebagai upaya nencerdaskan bangsa ini melalui tradisi...wallohu a'lam...

Bagi Masyarakat Indonesia, Tradisi NU Lebih Cocok

Meskipun tidak menjadi anggota serta simpatisan, banyak kalangan yang merasa cocok dengan tradisi NU. Mereka melakukan tahlilan, istigatsah, wirid dan sejenisnya padahal bukan termasuk warga ataupun pengurus jam'iyah. Hal ini membuktikan bahwa secara tradisi, masyarakat lebih cocok dengan yang telah diajarkan serta dilakukan NU.

Kamis, 23 Februari 2017

9 Alasan Kenapa Harus Fanatik terhadap NU

1.      Karena NU dianugerahkan oleh Allah untuk Indonesia lewat para wali Allah.
2.      Kontribusi NU terhadap Kemerdekaan sangat besar bagi Indonesia dan tetap konsisten menjaga kedamaian, menjaga persatuan dan kesatuan seluruh ummat tidak hanya untuk ummat Islam saja tapi semua ummat di Indonesia.