Senin, 13 Februari 2017

Dakwah Itu....

Dakwah itu membina, bukan menghina…
Dakwah itu mendidik, bukan 'mendelik'…
Dakwah itu memuliakan, bukan mempermalukan....
Dakwah itu mengobati, bukan melukai
Dakwah itu mengukuhkan, bukan meruntuhkan…
Dakwah itu menguatkan, bukan melemahkan…

Dakwah itu mengajak, bukan mengejek…
Dakwah itu menyejukkan, bukan memojokkan..
Dakwah itu belajar, bukan kurang ajar, terus menghajar....
Dakwah itu menasehati, bukan mencaci maki…
Dakwah itu merengkuh, bukan menuduh...
Dakwah itu bersabar, bukan gusar…
Dakwah itu argumentative, bukan provokatif..
Dakwah itu bergerak cepat, bukan sibuk berdebat…
Dakwah itu realistis, bukan fantastix...
Dakwah itu adu konsep di dunia nyata, bukan adu mulut dan olah kata....
Dakwah itu mencerdaskan, bukan Pembodohan…
Dakwah itu menawarkan solusi, bukan mengumbar janji...
Dakwah itu menebar kebaikan, bukan mengorek kesalahan...
Dakwah itu menghargai perbedaan, bukan memonopoli kebenaran..
Dakwah itu apresiasi terhadap langkah positif, bukan mencari-cari motif….
Dakwah itu mendukung semua proyek kebaikan, bukan memunculkan keraguan.....
Dakwah itu memberi senyum manis , bukan menjatuhkan vonis…
Dakwah itu berletih-letih (bersedia cape) menanggung problema umat, bukan meletihkan (membuat cape) umat…
Dakwah itu menyatukan kekuatan, bukan memecah belah barisan.....
Dakwah itu kompak dalam perbedaan, bukan ribut atas nama golongan…
Dakwah itu menghadapi musuh, bukan mencari musuh…
Dakwah itu mencari teman, bukan memusuhi teman…
Dakwah itu melawan kesesatan, bukan berbicara menyesatkan…
Dakwah itu menjulurkan tangan, bukan menjulurkan lidah…
Dakwah itu asyik dengan kebersamaan, bukan bangga dengan kesendirian…
Dakwah itu menampung semua lapisan, bukan mengkotak-kotakkan…
Dakwah itu kita mengatakan, 'Mari bersama kami…' bukan.. 'Kamu harus ikut kami...'
Dakwah itu dapat di masjid, di sekolah, di pasar, di kantor, di parlemen, di jalanan, hingga di tempat kebanjiran….
Dakwah bukan hanya di pengajian….!
Dakwah itu ……asyik ………
Mau ikutan...?...
Monggoh....

_________
"Ada seorang kernet yang merangkap calo di terminal, dia mengajak penumpang untuk naik bis. Siapa yang diajak? Tentu orang-orang yang belum naik bis, bukan orang-orang yang sudah duduk di dalam bis. Dia melakukan upaya persuasif dan simpatik saat mengajak agar orang yang diajak mau naik, tanpa memaksa, nah itulah ‘dakwah’.
Lalu setelah orang-orang sudah naik dan masuk ke dalam bis, mereka duduk di kursi masing-masing, barulah si kernet memberi perintah kepada penumpang untuk membayar, menariki karcis, inilah ‘amr bil ma’ruf’. Ketika bis hendak melaju, si kernet mengumumkan dengan nada larangan agar para penumpang tetap duduk tenang dan jangan mengeluarkan tangan di jendela bis, inilah ‘nahy 'anil munkar’.
Maka, tiga istilah tersebut harus betul-betul dipahami oleh setiap orang yang mau berdakwah. Agar tidak mencampuradukkan antara dakwah dan amr ma'ruf nahi munkar. Sehingga tidak berdakwah secara serampangan, dengan memaksa, baik itu menyuruh ataupun melarang, melainkan bisa berdakwah dengan penuh asih dan betul-betul mengajak. (Intisari Pengajian KH A Mustofa Bisri Rembang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar