Selasa, 07 Mei 2019

Nadzom Syair Lam Yahtalim (Sunda-Jawa)

Inilah 10 kekhususan pada Nabi Saw., maka hafalkanlah. Agar kita terhindar dari api, pencuri dan bencana.
Syair pujian K.H Ahmad Dalhar Watucongol pada junjungan Nabi Muhammad Shollallahu’alayhi Wasallam. Syair pujian ini biasa dibaca atau diwiridkan setiap selesai sholat fardhu, dan khususnya setelah adzan Maghrib, biasanya syair ini dikumandangkan di mushalla atau masjid. Dan bagi santri-santri biasa juga dibaca sebelum dimulainya mengaji. Syair ini kemungkinan beliau kutip dari kitabnya Syaikh Nawawi al-Bantani al-Jawi, Maraqiy al-‘Ubudiyah syarah kitab Bidayat al-Hidayah karya Hujjatul Islam al-Imam al-Ghozali.

Jumat, 03 Mei 2019

Doa Nyelameti Weton Kelahiran

Selametan Weton adalah selamatan kelahiran pada hari jatuhnya perhitungan pasaran dalam istilah jawa. Contoh apabila weton seorang anak adalah Jumat Pon, maka setiap Jumat Pon orangtuanya mengadakan selamatan dan sedekahan ala kadarnya untuk diberikan kepada kerabat dan tetangga.

Mengapa Kita Harus Berziarah Ke Maqam Para Wali Allah?

Ada seorang yang berpaham Wahabi bertanya kepada al-Habib Umar bin Hafidz,“Kenapa ziarah maqam Awliya (Para Wali Allah) ? Sedangkan mereka tiada memberi kuasa apa-apa dan tempat meminta hanya pada Allah”

Al-Habib Umar bin Hafidz lantas menjawab:
“Benar wahai saudaraku, aku juga sama pegangan denganmu bahwa mereka tiada mempunyai kekuasaan apa-apa.

Apakah Benar Ulama Ijtima Itu Punya Ciri di Bawah Ini?

Jawabannya : anda yang tahu !!!
العلماء هم
اولا: علامة العلماء العالم الفقيه المتأهل للفتوى الاستدلال بآيات الكتاب الكريم ، وأحاديث النبي صلى الله عليه وسلم ، وتمييز صحيحها من سقيمها ، والناسخ والمنسوخ ، والخاص والعام ، ومعرفة دلالتها وسياق نزولها ، ذلك لأن العالم الحق هو الذي يقدم القرآن الكريم في سلم أولوياته ؛ لأنه منبع العلم ، ومصدر الفقه ، وعليه مدار التشريع والأحكام .
ثانيا: ومن علامتهم التدين التام والأخلاق الحسنة الفاضلة ، مع الحرص على الاقتداء بالسلف الصالحين ، من الصحابة والتابعين ، ووالأئمة المتبوعين ، فلا يخرجون عن هديهم العام ، وكل فتوى أو كلمة تصدر منهم يعزونها لأحد الأئمة السابقين، أما إذا وجدت أحد الناس اليوم لا يعتمد هؤلاء العلماء ، ولا يرفع بهم رأسا ، ولا يتقيد بمناهجهم العامة في علوم الشريعة ، فاعلم أنه ليس من " التابعين بإحسان "، بل هو ممن أساؤوا الاتباع ، واختاروا الابتداع
ثالثا: ومن هم العلامات التي نرشد الناس إلى العناية بها أيضا أن يكون هذا المفتي أو العالم ممن استفاضت شهرته وثقته وعلمه بين النخب العلمية ، والأوساط المتخصصة ، وليس فقط بين عامة الناس ، بل يشهد له العلماء والمختصون بالفهم والحذق ، ويسلمون له بالإتقان والحجة ، ونستدل هنا بما ذكره علماء الحديث في طرق إثبات عدالة الراوي، وذلك عند قول ابن الصلاح رحمه الله : " تارة تثبت بتنصيص معدلين على عدالته ، وتارة تثبت بالاستفاضة ، فمن اشتهرت عدالته بين أهل النقل أو نحوهم من أهل العلم ، وشاع الثناء عليه بالثقة والأمانة ، استغني فيه بذلك عن بينة شاهدة بعدالته تنصيصا ، وهذا هو الصحيح في مذهب الشافعي رضي الله عنه ، وعليه الاعتماد في فن أصول الفقه
"انتهى من " مقدمة ابن الصلاح " (ص/105(.

Intinya saja...
1. Apakah mereka paham tentang ilmu yang menjadi jalan memahami Alquran. Misal nasakh mansukh khas am Dll. Dan memahami Hadist Sebagai dasar fatwanya hingga tidak ngawur..
2. Apakah mereka memiliki akhlak yang baik mengikuti dan meneladani para Alim Ulama terdahulu seperti berkata baik tidak mengadu domba atau bahkan tingkah lakunya berlawanan dengan salafushalihin.
3. Apakah mereka menunjukkan kepada manusia menuju hidayah dan inayah kepada Alloh dan ucapannya selamat serta benar serta bisa dipercaya ataukah sebaliknya ucapanya selalu salah dan mengajak gaduh memperkeruh suasana.

Sumber 

Senin, 15 April 2019

Hikmah Ceramah Isra' Mi'raj

Siapa saja yang meninggalkan shalat 5 waktu, wajib mengqadha'-nya, meski sudah lupa jumlahnya, meski meninggalkannya dengan sengaja atau tidak sengaja, meski waktunya sudah puluhan tahun, meski jumlahnya amat banyak.
Yang tidak wajib cuma 4 orang :

Ketika Para Ahli Surga Dianggap Sesat

Sejarah mencatat, bahwa tiga orang Khalifah Khulafaur Rosyidin (Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib), para sahabat nabi yang utama dan dijamin sebagai ahli surga oleh Rasulullah SAW, mereka wafat terbunuh akibat dendam, fitnah dan kebencian yang terpendam dalam sosok-sosok jahat: Abu Lu'luah, Amr bin Hamiq, dan Abdul Rahman bin Muljam.

(Larangan) Jangan Menghina Penguasa


مَنْ أَهَانَ السُّلْطَانَ أَهَانَهُ اللهُ.
Barangsiapa yg menghina seorang penguasa, maka Allah akan menghinakannya. (HR al-Tirmidzi)
Hadits ini memberikan pesan:
1. Larangan menghina atau menghujat seorang pemimpin dan anjuran menasehati dan bersabar atasnya.
2. Maksud pemimpin dalam hadits tsb, adalah setiap orang yg memiliki kekuasaan dan tanggungjawab terhadap kaum Muslimin seperti khalifah, presiden, amir, gubernur, bupati dan seterusnya.

Ragam Peran Kiai menurut Habib Luthfi bin Yahya

NU merupakan ormas yang dikenal sebagai gudang kyai. Menurut Habib Luthfi bin Yahya, ada beberapa macam kriteria kyai di NUsantara ini, diantaranya:

1. Kyai Tandur, yaitu Kyai yang sukanya ngasuh pondok pesantren, ngopeni para santri.
2. Kyai Catur, yakni Kyai yang suka terjun ke dunia politik mengawal peraturan dan Undang-Undang yang berpihak pada kepentingan agama dan umat.
3. Kyai Tutur, yaitu Kyai yang sukanya berdakwah ditengah masyarakat luas. Biasa disebut juga Mubaligh atau Da'i.
4. Kyai Sembur, adalah Kyai yang biasa jadi rujukan orang berkonsultasi, ahli suwuk dan ahli hikmah.
5. Kyai Wuwur, merupakan Kyai yang menjadi rujukan hukum oleh para kyai lainnya. Mereka ini adalah ahli fatwa, pengayom umat.

Para Kyai memiliki keahlian dan peran yang berbeda-beda, namun mereka memiliki tujuan yang sama li-mashalihil ummah yaitu memberi manfaat dan kemaslahatan bagi umat.

Mengapa Ada Sayyidina dalam Shalawat Shalat?

Melafalkan Allahumma shalli 'ala Muhammad adalah sesuai dengan arahan Rasulullah​ dalam bershalawat dan bershalat. Namun, menambahkan sayyidina sehingga menjadi 'Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad'
اللهم صل على سيدنا محمد
adalah mengedepankan etika (adab), dan dapat dibenarkan.

Jumat, 12 April 2019

Pemilu, Memilih Pemimpin dan Islam

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ... الأية
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu." Q.S. An-Nisaa ayat 59. Ayat ini adalah perintah taat kepada penguasa atau pengatur atau pemimpin atau pemilik perintah. Allah menyebutnya ulil amri. Ketaatan kepada Ulil amri adalah setelah Allah dan Rasulullah. Urutan yang wajib ditaati: 1. Allah, 2. Rasulullah, 3. Ulil Amri. Ulil Amri ada di peringkat ketiga yang ditaati setelah Allah dan Rasulullah.

Selasa, 02 April 2019

Malam ini Malam Isro Mi'roj

Malam ini, seribu tahun lebih yang lalu, satu peristiwa besar terjadi, seorang hamba menemui Tuhannya, ada peristiwa "Melangitkan manusia untuk berkontribusi kembali di bumi".
Jika ayat Tuhan dimulai dg "Subhana" (Mahasuci) berarti ada kejadian luar biasa yg tak bisa dijangkau oleh logika manusia, jika perjalanan dari Masjidil Haram di mekkah menuju Masjidil Aqso bisa kita logikakan hari ini, perjalanan dari Aqso ke Sidratal Muntaha tak akan bisa.
Di ayat itu, Allah memakai kata "Asra" (menjalankan), Nabi Muhammad pasif dalam hal ini, yg menggerakkan adalah Allah SWT, yg kuasa, mengatur bertemu nabi2 sebelumnyam mendapat perintah Shalat, adalah Allah nan agung...