Beberapa waktu lalu saya sempat melihat dan membaca salah satu
postingan status, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) di akun media sosial
instagramnya, mengenai pengalaman mengenalbanyak Kiyai dengan latar profesi dan mapan secara ekonomi. Mulai dari
yang berprofesi sebagai pedagang, penulis hingga sebagai petani
Pembatasan aktivitas sosial di tengah pandemi Corona memiliki
dampak besar pada momentum hari raya Idul Fitri tahun ini. Salah satunya ialah
larangan mudik bagi masyarakat perantauan atau pembatasan sosial bagi
masyarakat pada umumnya. Sehingga berkumpul bersama keluarga atau berkunjung ke
rumah sanak saudara menjadi hal yang sulit atau bahkan tidak memungkinkan.
Untuk itu, banyak dari mereka memanfaatkan smartphone untuk melakukan
silaturahim via daring (online) bersama keluarga dan kerabat.
Dalam menentukan awal bulan Ramadan dan bulan Syawal untuk memulai
dan mengakhiri puasa, sampai saat ini jumhur (mayoritas ulama) berpedoman pada
rukyat. Yang dimaksud adalah melihat bulan baru (هلال)
dengan mata kepala (رؤية بصرية), bukan penglihatan
ilmiah (رؤية علمية) dengan menggunakan
perhitungan (حساب).
Jangan twitmu membuat orang marah pada
keadaan. Jika tak bisa bikin senang setidaknya buat semua tenang. Tanpa
dikompori situasinya sudah menyulut emosi. Jadilah bagian pemadam api.