Sahdan, ada seorang buruh tani tua yg sedang mengalami masalah
keuangan. Pekerjaan yang gak menentu sementara kebutuhan datang tak kenal
waktu, membuat pikirannya buntu. Siang malam ia berdoa kepada Tuhan agar
nasibnya sedikit baikan.
Rabu, 17 Juni 2020
Kamis, 28 Mei 2020
Begitulah Kita Hidup Bernegara. Pemimpin Bisa Silih Berganti.
Perang hestek jadi gak imbang sekarang. Tapi sudah sedikit mereda sih..
Setiap orang perlu sosok musuh yang jadi
sasaran muntahan emosinya setiap saat. Beruntunglah mereka yang tidak mudah
mual dalam perjalanan.
Rabu, 27 Mei 2020
Ustadz Modern & Kyai Kampung
Ada seorang Ustadz Modern (UM) yang gerah melihat amalan warga kampung yang dipimpin seorang Kyai Kampung (KK).
Akhirnya Ustadz Modern mendatangi Kyai Kampung. Setelah ucapkan salam, maka terjadilah dialog:
Kyai Kampung Tersingkir di Tengah Menjamurnya Ustadz Rasa Seleb Bertarif Ratusan Juta
Beberapa waktu lalu saya sempat melihat dan membaca salah satu
postingan status, KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) di akun media sosial
instagramnya, mengenai pengalaman mengenal
banyak Kiyai dengan latar profesi dan mapan secara ekonomi. Mulai dari
yang berprofesi sebagai pedagang, penulis hingga sebagai petani
Apakah Cukup Silaturahim Via Online?
Pembatasan aktivitas sosial di tengah pandemi Corona memiliki
dampak besar pada momentum hari raya Idul Fitri tahun ini. Salah satunya ialah
larangan mudik bagi masyarakat perantauan atau pembatasan sosial bagi
masyarakat pada umumnya. Sehingga berkumpul bersama keluarga atau berkunjung ke
rumah sanak saudara menjadi hal yang sulit atau bahkan tidak memungkinkan.
Untuk itu, banyak dari mereka memanfaatkan smartphone untuk melakukan
silaturahim via daring (online) bersama keluarga dan kerabat.
Jumat, 22 Mei 2020
Mendamaikan Hisab dan Rukyat
Dalam menentukan awal bulan Ramadan dan bulan Syawal untuk memulai
dan mengakhiri puasa, sampai saat ini jumhur (mayoritas ulama) berpedoman pada
rukyat. Yang dimaksud adalah melihat bulan baru (هلال)
dengan mata kepala (رؤية بصرية), bukan penglihatan
ilmiah (رؤية علمية) dengan menggunakan
perhitungan (حساب).
Jangan Twitmu Membuat Orang Marah pada Keadaan, by @NUgarislucu
Jangan twitmu membuat orang marah pada
keadaan. Jika tak bisa bikin senang setidaknya buat semua tenang. Tanpa
dikompori situasinya sudah menyulut emosi. Jadilah bagian pemadam api.
Langganan:
Postingan (Atom)