***Semoga Bermanfaat***
Sabtu, 25 Mei 2013
Perbedaan Shalat Laki-Laki vs Shalat Wanita
Banyak kalangan
Muslin yang hingga saat ini masih belum mengerti dimana letak perbedaan shalat
laki-laki dan wanita. Karena ketidaktehuan ini, tidak ironis apabila banyak
kalangan muslim laki-laki menunaikan shalat dengan cara sebagaimana yang
dilakukan oleh kaum perempuan, ataupun sebaliknya. Padahal ada perbedaan yang
mencolok dalam tata cara menunaikan shalat kaum laki-laki dan perempuan.
Perbedaan tersebut telang ditegaskan dalam sebuah hadits Nabi SAW:
السنن الكبرى للبيهقي
- (ج 2 / ص 223)
ان رسول الله صلى الله عليه وسلم مر على امرأتين
تصليان فقال إذا سجدتما فضما بعض اللحم إلى الارض فان المرأة ليست في ذلك كالرجل
Peran Orangtua Terhadap Motivasi Anak Tentang Pengamalan Agama
1. Motivasi anak dalam menghadapi
pengalaman beragama adalah
a. Karena disuruh oleh orang tua.
Hal ini menuntut kesadaran orang tua,
jikalau anak menjalankan kehidupan agama
sehari- sehari dengan paksaan akan menjadikan anak malas untuk menjalankan
kehidupan beragama.
b. Karena kesadaran diri sendiri.
Hal ini sangat baik bagi anak maupun
orang tua. Dimana anak dapat membuat orang tua bangga melihat anak dapat
melakukan kehidupan beragama tanpa di suruh-suruh lagi
2. Hambatan yang biasanya
dikeluhkan oleh orang tua adalah
a. Anak yang terlalu bandel.
Anak –anak zaman sekarang memang kadang
– kadang susah diatur, sehingga orang
tua kurang bisa mengkontrol kebiasaan mereka untuk sholat, atau menjalankan
kewajiban sehari-hari.
b. Suka melawan apabila di
beritahu mana yang baik dan mana yang buruk
Anak-anak yang biasa melawan apa yang
dikatakan sama orang tua, mereka merasa orang tua mencampuri urusan pribadi
mereka, biasanya anak yang melawan itu karena mereka terlalu banyak menonton
televisi.
Motivasi orang tua agar anak menjadi
anak yang baik, dan dapat mengamalkan ilmunya yang didapati dari sekolah dalam
kehidupan sehari-hari, sehingga orang tua tidak menyuruh lagi, jadi anak dapat melakukannya dengan kesadaran
diri sendiri.
3. Saran kepada Orang Tua
a. Sebagai penangung jawab
pelaksanaan pendidikan agama di lingkungan keluarga hendaknya orang tua
senantiasa taat mengamalkan ajaran agama Islam sebagai upaya memberi keteladaan
yang lebih baik pada anak.
b. Menciptakan suasana keagamaan
di lingkungan keluarga yang dapat mendorong anak untuk mengamalkan ajaran
agamanya secar sungguh-sungguh dalam kehidupan sehari-sehari . Hal ini karena
frekuensi siswa di lingkungan disekolah lebih kecil sehingga dorongan orang tua
sangat di butuhkan dalam upaya mengawasi perilaku keagamaan selama di rumah.
Pendidikan Tauhid Dalam Keluarga
Urgensi (Pentingnya) pendidikan tauhid dalam
keluarga, dapat diukur dengan melihat dasar, tujuan, dan fungsinya.
1. Dasar pendidikan tauhid
dalam keluarga adalah Al Quran dan Al Hadits, di antaranya :
a. Dari Al Quran :
1) Surat At Tahrim ayat 6.
2) Surat Luqman ayat 13.
3) Surat Al Baqarah ayat 132-133.
b. Dari hadis :
2 (Dua) Macam Kepemimpinan
Kepemimpinan itu
ada dua macam, kepemimpinan dalam kebaikan dan kepemimpinan dalam keburukan.
Para pemimin juga ada yang mengajak ke surga dan pemimpin yang mengajak ke
neraka.
Allah SWT mensifati para pemimpin dalam
kebaikan dalam firman-Nya tentang sebagian Para Rasul:
Contoh Muqaddimah Arab (Ceramah)
اَلسَّلاَمُ
عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
اَلْحَمْدُ
ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, وَالْعَاقِـبَةُ لِلْمُتَّـقِيْنَ,
وَلاَ عُدْوَانَ اِلاَّ عَلَى الظَّالِمِيْنَ, وَالصَّلاَُ
وَالسَّلاَمُ عَلَى حَبِيْبِنَا وَنَبِيِّنَا وَسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَاتَمِ النَّبِيِّـيْنَ,
وَاِمَامِ الْمُتَّقِيْنَ, اَلْهَادِي اْلآمِيْن, اَلْمَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ,
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ:
***********************
Contoh Muqaddimah Arab (Tema Bulan-Bulan Islam)
Bulan Muharram
اَلْحَمْدُ
ِللهِ الَّذِى جَعَلَ شَهْرَ الْمُحَرَّم أَوَّلَ السِّنِـيْنَ وَالشُّهُوْر,
أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى حَمْدَ عَبْدٍ شَكُوْر, أَشْهَدُ أَنْ لآ
اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً تَكُوْنُ لَنَا ذُخْرًا
عِنْدَ عَزِيْزِ اْلغَفُوْر, وَاَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ اَلْحَبِيْبُ الْمَنْصُوْرُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَتَابِعِيْهِمْ ذَوِى الْهِدَايَةِ
وَالْعِنَايَةِ مِنَ اللهِ الْعِزِيْزِ الشَّكُوْرِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَآ
اَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ, اَُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ
وَاسْتَغْفِرُوْهُ مِنْ جَمِيْعِ الْخَطَايَا وَالْفُجُوْرِ.
اَلْحَمْدُ
ِللهِ الَّذِي إفْـتَـتَحَ كُلَّ عَـامٍ بِشَهْرِ الْمُحَرَّمِ, وَجَمَّلَهُ
يَوْمَ عَاشُوْرَا اَلْمُعَظَّمْ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامْ.
Langganan:
Postingan (Atom)
