Ada ustadz muda ingin berguru kepada Syaikh Abu
Said Abul Khair, seorang tokoh sufi yang terkenal karena karomahnya. Rumah guru
sufi itu terletak di tengah-tengah padang pasir. Ketika ustadz muda itu tiba di
rumahnya, Syaikh Abul Khair sedang mengaji. Pada waktu Syaikh Abul Khair
membaca Surat Al-Fatihah, saat itulah ustadz muda ini kurang puas dengan
makhraj bacaan al-Qur'an Abul Khair, yang dinilainya kurang fasih.
Rabu, 10 Oktober 2018
Rabu, 26 September 2018
Euforia Hijrah: Fashion, Cadar, Sosmed
Di tengah euforia artis yang
berbondong-bondong memakai jilbab dan beberapa selebgram yang mengusung istilah
hijrah, saya termasuk yang menganggapnya bukan suatu perubahan yang berarti.
Justru di balik istilah hijrah, saya menyimpan perasaan miris di dalamnya.
Jumat, 21 September 2018
Cara Orang Jawa Menghormati Sayyidina Husein.
Ada seorang murid mendatangi Gurunya dan
berkata, “Mengapa dalam budaya Jawa pada bulan Suro/Muharram tidak boleh
mengadakan pesta hajatan, apakah gara-gara Nyai Roro Kidul setiap bulan Suro
mantu (hajatan kemanten)...?”
Lalu guru tersebut menjawab, “ Orang Jawa itu
unik dan memiliki tradisi dan budaya dalam setiap menghormati sebuah peristiwa.
Jadi tidak ada kaitannya dengan Ratu Pantai selatan di pulau Jawa.
Makna Jowo Digowo, Arab Digarap, Barat Diruwat
"wong jowo ojo kearab-arab an"
"wong jowo ojo kebarat-baratan"
Itu bukan berarti org jawa benci arab..
Bkn berarti org jawa benci Barat.. Bukan.
Justru semua ditrima oleh org jawa...
Semua budaya barat, arab, disayang, ditrima tdk
dibenci oleh org jawa..
Adab, Ilmu dan Akal
Seiring berkembangnya zaman dan Teknologi,
banyak kalangan remaja juga anak² kehilangan adab dan sopan santun. Adab kepada
Kyai, adab kepada orang tua, adab kepada guru, adab kepada saudara bahkan
kepada sesama.
Dan apa kira kira solusinya. Tentu saja ngaji,
dengan ngaji kita akan mendapatkan ilmu, setelah mendapatkan ilmu tentunya
mengamalkan ilmunya yang di peroleh setelah mengaji.
KH Hasyim Asy'ari pendiri NU ini juga membahas
hal ini
Selasa, 18 September 2018
Serangan Sihir dan Fitnah Besar #SaveNKRI
ISIS datang di Irak dan Suriah dengan
janji indah menegakkan Syariat Islam melalui Khilafah. Mereka membawa
panji-panji bertuliskan Kalimat Tauhid. Banyak yang terbuai dengan harapan
"Hidup Mulia atau Mati Syahid". Namun yang terjadi kemudian adalah
kehidupan barbar. Mutilasi dimana-mana. Perempuan bahkan bocah tak berdosa
banyak yang diperkosa. Perilaku yang ditunjukkan adalah perilaku iblis. Meski
kemana-mana membawa simbol suci (Tauhid).
Habib Munzir Dan Toa
Oleh: Habib Munzir al Musawa.
Pengeras suara tidak ada dimasa Rasul
saw, maka semua yg tidak ada/ belum ada dimasa rasul saw boleh digunakan jika
bermanfaat dan tidak bertentangan dg syariah, dan haram digunakan jika membawa
kerugian/keburukan dan atau hal yg tampaknya baik namun bertentangan dg
syariah.
Sebagaimana shalat fardhu ditambah
misalnya menjadi 6 waktu, hal itu sekilas adalah kebaikan, namun bertentangan
dg syariah, maka hal itupun dilarang.
Langganan:
Postingan (Atom)