Jumat, 14 September 2018

Beragama sekagilus Bernegara

Muqoddimah

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah,
Persoalan pemimpin dalam Islam sangat krusial. Ia dibutuhkan dalam masyarakat atau komunitas bahkan dalam lingkup yang sangat kecil sekalipun. Adanya pemimpin mengandaikan adanya sistem secara lebih terarah. Tentu saja pemimpin di sini bukan seseorang dengan otoritas mutlak. Ia dibatasi oleh syarat-syarat tertentu yang membuatnya harus berjalan di atas jalan yang benar.

Kamis, 13 September 2018

Penjabaran Kata HIJRAH: terdiri dari 6 Huruf

Muqoddimah Khutbah Khusus Bulan Muharram


Hadirin Jama’ah Jum’ah yang Dirahmati Allah…
Mari kita dalam memasuki tahun baru 1440 H ini dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan. Makna Hijrah adalah berpindah, berpindah dari maksiat menuju taat, berpindah dari rasa malas menuju rajin, dari sifat pesimis menuju optimis, berpindah dari keterpurukan menjadi semangat untuk maju, Hijrah menuju Allah dan Rasul, Hijrah dari kegelapan menuju terang benderang, Hijrah dari akhlak tercela ke akhlak terpuji, Hijrah dari budak nafsu duniawi menuju menjadi hamba Allah yang sejati.

Selasa, 11 September 2018

Menurut Al-Qur'an Karim, Kegagalan Tentang Ilmu dan Kegagalan Tentang Apa Saja

"Di firmankan"
(وخاب كل جبار عنيد)
Akan gagalah orang yang sombong. Dan akan GAGAL lagi di dalam al qur'an, bahkan di situ memakai huruf taukid ( penguat ).

Selasa, 04 September 2018

Keajaiban Adzan

Berapa kali kita mendengarkan Adzan, tetapi tidak berfikir akan keajaiban-keajaibannya?.
Dalam satu tahun saja ada lebih dari 1.800 kali adzan: 365 hari×5 adzan = 1.825.

Pada permulaan diwajibkannya pada waktu isro' mi'raj, sholat diwajibkan lima puluh waktu. Kemudian dikurangi menjadi lima waktu saja, akan tetapi tetap diberikan pahala lima puluh waktu.
Dan jumlah kata yang tersusun dalam Adzan pun lima puluh kata. Mari kita hitung bersama-sama:

Pilkada Dianggap Syirik

Saya tidak heran dengan ulah mereka, mereka menghukumi syirik dalam 2 hal, urusan tawassul dan hukum dengan selain hukum Islam.

Masalah ini sudah terjadi tidak jauh dari masa Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, yaitu ketika ada sekelompok orang yang keluar dari barisan Sayidina Ali dan menghukumi kafir, karena Sayidina Ali menerima Tahkim (arbitrase) dengan mengutus Abu Musa Al-Asyari.

Mengukur Keilmuan Da'i


قال الإمامُ الحافظُ ابنُ عبد البرِّ _ رحمه الله : لا يسلمُ العالمُ من الخطأ ، فمن أخطأ قليلاً و أصابَ كثيراً فهو العالم ، و من أصاب قليلاً و أخطأ كثيراً فهو الجاهل . اهـ
Imam Al-Hafidz Ibnu Abd Al-Barr berkata: "Orang berilmu tidak dapat menghindar dari salah. Barangsiapa berbuat salah sedikit dan berbuat benar lebih banyak, maka dia orang yang alim. Barangsiapa berbuat benar sedikit dan berbuat salah lebih banyak, maka dia orang yang bodoh." (Jami' Bayan al-Ilmi wa Fadhlih 2/820)

ﻭﺭﻭﻯ ﻣﺎﻟﻚ ﺑﻦ ﻧﺲ، ﻋﻦ ﺳﻌﻴﺪ ﺑﻦ اﻟﻤﺴﻴﺐ، ﺑﻠﻐﻪ ﻋﻨﻪ ﻧﻪ ﻛﺎ ﻳﻘﻮ: «ﻟﻴﺲ ﻣﻦ ﻋﺎﻟﻢ ﻻ ﺷﺮﻳﻒ ﺫﻱ ﻓﻀﻞ ﻓﻴﻪ ﻋﻴﺐ ﻟﻜﻦ ﻣﻦ ﻛﺎ ﻓﻀﻠﻪ ﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﻧﻘﺼﻪ ﻫﺐ ﻧﻘﺼﻪ ﻟﻔﻀﻠﻪ ﻛﻤﺎ ﺃﻥ ﻣﻦ ﻏﻠﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﻧﻘﺼﺎﻧﻪ ﻫﺐ ﻓﻀﻠﻪ»
Malik bin Anas meriwayatkan dari Sa'id bin Musayyab: "Orang Alim, orang Mulia dan orang yang utama pasti memiliki aib. Namun jika kelebihannya lebih banyak daripada kekurangannya, maka kekurangannya akan hilang karena kelebihannya. Sebagaimana orang yang lebih banyak kekurangannya akan menghilangkan kelebihannya" (Jami' Bayan al-Ilmi wa Fadhlih 2/820)

>> Hanya di era sosmed ini kesalahan sedikit mengalahkan kelebihan yang banyak


Tugas berat seorang SANTRI (سَنْترِيْ)

Tugas berat seorang SANTRI (سَنْترِيْ) menurut Almarhum walmaghfulah KH. SYAMSUL MA'ARIF-Kaliwungu-Kendal...

Tugas seorang SANTRI tersimpan dlm 5 hurufnya jika ditulis dengan abjad arab yaitu: