Selametan Weton
adalah selamatan kelahiran pada hari jatuhnya perhitungan pasaran dalam istilah
jawa. Contoh apabila weton seorang anak adalah Jumat Pon, maka setiap Jumat Pon
orangtuanya mengadakan selamatan dan sedekahan ala kadarnya untuk diberikan kepada
kerabat dan tetangga.
Jumat, 03 Mei 2019
Mengapa Kita Harus Berziarah Ke Maqam Para Wali Allah?
Ada seorang yang
berpaham Wahabi bertanya kepada al-Habib Umar bin Hafidz,“Kenapa ziarah maqam
Awliya (Para Wali Allah) ? Sedangkan mereka tiada memberi kuasa apa-apa dan
tempat meminta hanya pada Allah”
Al-Habib Umar bin
Hafidz lantas menjawab:
“Benar wahai
saudaraku, aku juga sama pegangan denganmu bahwa mereka tiada mempunyai
kekuasaan apa-apa.
Apakah Benar Ulama Ijtima Itu Punya Ciri di Bawah Ini?
Jawabannya : anda
yang tahu !!!
Sumber
العلماء هم
اولا: علامة العلماء العالم الفقيه المتأهل للفتوى الاستدلال
بآيات الكتاب الكريم ، وأحاديث النبي صلى الله عليه وسلم ، وتمييز صحيحها من سقيمها
، والناسخ والمنسوخ ، والخاص والعام ، ومعرفة دلالتها وسياق نزولها ، ذلك لأن العالم
الحق هو الذي يقدم القرآن الكريم في سلم أولوياته ؛ لأنه منبع العلم ، ومصدر الفقه
، وعليه مدار التشريع والأحكام .
ثانيا: ومن علامتهم التدين التام والأخلاق الحسنة الفاضلة ،
مع الحرص على الاقتداء بالسلف الصالحين ، من الصحابة والتابعين ، ووالأئمة المتبوعين
، فلا يخرجون عن هديهم العام ، وكل فتوى أو كلمة تصدر منهم يعزونها لأحد الأئمة السابقين، أما إذا وجدت أحد الناس اليوم لا يعتمد هؤلاء العلماء ، ولا
يرفع بهم رأسا ، ولا يتقيد بمناهجهم العامة في علوم الشريعة ، فاعلم أنه ليس من
" التابعين بإحسان "، بل هو ممن أساؤوا الاتباع ، واختاروا الابتداع
ثالثا: ومن هم العلامات التي نرشد الناس إلى العناية بها أيضا
أن يكون هذا المفتي أو العالم ممن استفاضت شهرته وثقته وعلمه بين النخب العلمية ، والأوساط
المتخصصة ، وليس فقط بين عامة الناس ، بل يشهد له العلماء والمختصون بالفهم والحذق
، ويسلمون له بالإتقان والحجة ، ونستدل هنا بما ذكره علماء الحديث في طرق إثبات عدالة
الراوي، وذلك عند قول ابن الصلاح رحمه
الله : " تارة تثبت بتنصيص معدلين على عدالته ، وتارة تثبت بالاستفاضة ، فمن اشتهرت
عدالته بين أهل النقل أو نحوهم من أهل العلم ، وشاع الثناء عليه بالثقة والأمانة ،
استغني فيه بذلك عن بينة شاهدة بعدالته تنصيصا ، وهذا هو الصحيح في مذهب الشافعي رضي
الله عنه ، وعليه الاعتماد في فن أصول الفقه
"انتهى من " مقدمة
ابن الصلاح " (ص/105(.
Intinya saja...
1. Apakah mereka
paham tentang ilmu yang menjadi jalan memahami Alquran. Misal nasakh mansukh
khas am Dll. Dan memahami Hadist Sebagai dasar fatwanya hingga tidak ngawur..
2. Apakah mereka
memiliki akhlak yang baik mengikuti dan meneladani para Alim Ulama terdahulu
seperti berkata baik tidak mengadu domba atau bahkan tingkah lakunya berlawanan
dengan salafushalihin.
3.
Apakah mereka menunjukkan kepada manusia menuju hidayah dan inayah kepada Alloh
dan ucapannya selamat serta benar serta bisa dipercaya ataukah sebaliknya
ucapanya selalu salah dan mengajak gaduh memperkeruh suasana.Sumber
Senin, 15 April 2019
Hikmah Ceramah Isra' Mi'raj
Siapa
saja yang meninggalkan shalat 5 waktu, wajib mengqadha'-nya, meski sudah
lupa jumlahnya, meski meninggalkannya dengan sengaja atau tidak sengaja,
meski waktunya sudah puluhan tahun, meski jumlahnya amat banyak.
Yang
tidak wajib cuma 4 orang :
Ketika Para Ahli Surga Dianggap Sesat
Sejarah mencatat,
bahwa tiga orang Khalifah Khulafaur Rosyidin (Umar bin Khattab, Utsman bin
Affan, dan Ali bin Abi Thalib), para sahabat nabi yang utama dan dijamin
sebagai ahli surga oleh Rasulullah SAW, mereka wafat terbunuh akibat dendam,
fitnah dan kebencian yang terpendam dalam sosok-sosok jahat: Abu Lu'luah, Amr
bin Hamiq, dan Abdul Rahman bin Muljam.
(Larangan) Jangan Menghina Penguasa
مَنْ أَهَانَ السُّلْطَانَ أَهَانَهُ اللهُ.
Barangsiapa yg
menghina seorang penguasa, maka Allah akan menghinakannya. (HR al-Tirmidzi)
Hadits ini
memberikan pesan:
1. Larangan menghina
atau menghujat seorang pemimpin dan anjuran menasehati dan bersabar atasnya.
2. Maksud pemimpin
dalam hadits tsb, adalah setiap orang yg memiliki kekuasaan dan tanggungjawab
terhadap kaum Muslimin seperti khalifah, presiden, amir, gubernur, bupati dan
seterusnya.
Ragam Peran Kiai menurut Habib Luthfi bin Yahya
NU merupakan ormas
yang dikenal sebagai gudang kyai. Menurut Habib Luthfi bin Yahya, ada beberapa
macam kriteria kyai di NUsantara ini, diantaranya:
1. Kyai Tandur,
yaitu Kyai yang sukanya ngasuh pondok pesantren, ngopeni para santri.
2. Kyai Catur, yakni
Kyai yang suka terjun ke dunia politik mengawal peraturan dan Undang-Undang
yang berpihak pada kepentingan agama dan umat.
3. Kyai Tutur, yaitu
Kyai yang sukanya berdakwah ditengah masyarakat luas. Biasa disebut juga
Mubaligh atau Da'i.
4. Kyai Sembur,
adalah Kyai yang biasa jadi rujukan orang berkonsultasi, ahli suwuk dan ahli
hikmah.
5. Kyai Wuwur,
merupakan Kyai yang menjadi rujukan hukum oleh para kyai lainnya. Mereka ini
adalah ahli fatwa, pengayom umat.
Para Kyai memiliki
keahlian dan peran yang berbeda-beda, namun mereka memiliki tujuan yang sama
li-mashalihil ummah yaitu memberi manfaat dan kemaslahatan bagi umat.
Langganan:
Postingan (Atom)