Ini Nabi sendiri yang mengatakannya. Ada banyak keterangannya dalam
hadis, silahkan dibaca sendiri. Salah satunya, Nabi mengatakan, “Siapa yang
mempersulit agama, dia akan kalah” (HR: Bukhari). Maksudnya bagaimana? Islam
menawarkan banyak kemudahan, sehingga kalau ada yang mempersulit, dia akan
bosan dan capek sendiri. Misalnya, kalau shalat wajib tidak bisa berdiri, maka
dibolehkan dengan duduk, tapi kalau tidak mampu berdiri, dan dipaksakan
berdiri, maka orang yang melakukan itu akan capek sendiri dan pada akhirnya dia
juga akan memilih kemudahan di dalam beragama.
Senin, 23 Maret 2020
Berhenti Mengadakan Kumpulan Sudah. Jaga Jarak Sudah. Jaga Kesehatan dan Imunitas juga Sudah
Apakah masih
mungkin tertular? Jawabnya Mungkin. Maka inilah saat yang tepat untuk tawakal.
Tetap gembira. Sebab, ada corona atau tidak waktunya mati ya mati juga. 😄
Para dokter
berjuang menolong orang.
Para kiai
berusaha membuat umat tenang.
Pemerintah
pontang-panting bikin kebijakan strategis.
Warganet
gelar kontes bibir siapa yg paling lamis.
Orang baik
menggalang simpati.
Orang jahat
memanfaatkan situasi.
Semua punya
peran sendiri2 😂
Rabu, 22 Januari 2020
Beragama Tapi Kehilangan Etika
Mengaku beragama tapi lisannya tajam berbisa. Siapa yang tak
sepaham, kau cela habis-habisan. Sebenarnya engkau mualaf atau hanya misionaris
yang ingin merusak Islam dari dalam.
Senin, 06 Januari 2020
Pesan Al-Maghfurlah Mbah Yai Maimoen Zubair
قال
شيخنا ميمون زبير السارنجي الرمبانجي رحمه اللّه
:
Telah dawuh Syaikhuna Maimoen Zubair Sarang, Rembang, Rahimahullahu:
لَا
تَطْلُبْ فِي أٰخِرِ الزَّمَانِ أَرْبَعَةً فَلَمْ تَجِدْهَا
:
Jangan engkau cari di akhir zaman ini, empat perkara niscaya tidak
akan engkau temukan
Semua Orang Pernah Mengalami Pubertas Beragama
Semua orang pernah mengalami pubertas (baca: labil) beragama, tapi biasanya itu
gak lama asal terus belajar dan tak berhenti membaca.
Di pesantren, santri kelas wushto yg lagi semangat belajar Nahwu
pasti sensi banget saat lihat kosakata arab yang i'robnya salah. Santri Ulya
senyum-senyum saja. "Maklum belum hatam Alfiyah" katanya
Jika Kamu Berceramah Lalu Pendengarmu Membantah Lantas Kamu Marah. Saranku Berhentilah!
Jika kamu berceramah lalu pendengarmu membantah lantas kamu marah.
Saranku berhentilah! Sebab kamu tak akan bisa berharap orang lain berubah, jika
kamu sendiri lemah.
Jika followermu suka nyinyir, cobalah tahan diri. Sebab kalau kau balik membully, dia malah menjadi jadi. Kalau kau tak percaya, coba saja komentari twit orang dg penuh benci. Maka saat dia menanggapi, kau akan merasakan kepuasan yang tak terperi.
Jika anakmu nakal, jangan buru-buru dimarahi. Nasehati atau kalau
masih bandel laporkan pada Penciptanya di malam hari. Bagaimana kau berharap
dia tahan uji, jika kau sendiri mudah takluk pada emosi.
Jika followermu suka nyinyir, cobalah tahan diri. Sebab kalau kau balik membully, dia malah menjadi jadi. Kalau kau tak percaya, coba saja komentari twit orang dg penuh benci. Maka saat dia menanggapi, kau akan merasakan kepuasan yang tak terperi.
Selasa, 07 Mei 2019
Nadzom Syair Lam Yahtalim (Sunda-Jawa)
Inilah 10 kekhususan
pada Nabi Saw., maka hafalkanlah. Agar kita terhindar dari api, pencuri dan
bencana.
Syair pujian K.H Ahmad Dalhar Watucongol pada junjungan Nabi Muhammad Shollallahu’alayhi Wasallam. Syair pujian ini biasa dibaca atau diwiridkan setiap selesai sholat fardhu, dan khususnya setelah adzan Maghrib, biasanya syair ini dikumandangkan di mushalla atau masjid. Dan bagi santri-santri biasa juga dibaca sebelum dimulainya mengaji. Syair ini kemungkinan beliau kutip dari kitabnya Syaikh Nawawi al-Bantani al-Jawi, Maraqiy al-‘Ubudiyah syarah kitab Bidayat al-Hidayah karya Hujjatul Islam al-Imam al-Ghozali.
Syair pujian K.H Ahmad Dalhar Watucongol pada junjungan Nabi Muhammad Shollallahu’alayhi Wasallam. Syair pujian ini biasa dibaca atau diwiridkan setiap selesai sholat fardhu, dan khususnya setelah adzan Maghrib, biasanya syair ini dikumandangkan di mushalla atau masjid. Dan bagi santri-santri biasa juga dibaca sebelum dimulainya mengaji. Syair ini kemungkinan beliau kutip dari kitabnya Syaikh Nawawi al-Bantani al-Jawi, Maraqiy al-‘Ubudiyah syarah kitab Bidayat al-Hidayah karya Hujjatul Islam al-Imam al-Ghozali.
Langganan:
Postingan (Atom)