Selasa, 03 Oktober 2017

Kehebatan Balaghah Ayat Alquran

Ada satu ayat di dalam Alquran yang luar biasa indahnya dan hebatnya dalam mengungkapkan sebuah makna, dikenal dengan nama Al Ibda' karena setiap lafadhnya memiliki keindahan Balaghoh. Ayat itu adalah:

وَقِيلَ يَٰٓا أَرْضُ ٱبْلَعِى مَآءَكِ وَيَٰاسَمَآءُ أَقْلِعِى وَغِيضَ ٱلْمَآءُ وَقُضِىَ ٱلْأَمْرُ وَٱسْتَوَتْ عَلَى ٱلْجُودِىِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِّلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
Dan difirmankan: "Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah," dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: "Binasalah orang-orang yang zalim". (Hud: 44)

Ayat ini mengandung 20 keindahan balaghah sebagai berikut:

Minggu, 01 Oktober 2017

Pesan dan Hikmah Bagi yang Sudah Nobar G30S-PKI

Adik-adik sudah nobar film G30S? Menyeramkan, bukan? Itulah gambaran singkat tentang perang saudara yang pernah terjadi pada bangsa ini, bagaimana kekuasaan dibayar dengan kebiadaban atas kemanusiaan. Wajar jika kalian marah setelah nonton film itu. Tapi pada siapa?

Jumat, 29 September 2017

Dengan Memperingati Hari Asyura, Kita Dapat Mengambil Pelajaran Dari Perjuangan, dan Juga Berbagi Kebaikan


10 Muharam - Dinamakan juga hari ‘Asyura’. Pada hari itu banyak terjadi peristiwa penting yang bisa diambil hikmah dan manfaatnya. Dengan memperingati hari Asyura, kita dapat mengambil pelajaran dari perjuangan para Nabi dan Rasul terdahulu. Kalo dirangkum, peristiwa Asyura dapat dikelompokkan menjadi 4, yaitu:

Rabu, 27 September 2017

Teks Bilal Jum'at (Muadzin)


سُبْحَانَ اللهِ وَالْـحَمْدُ ِللهِ وَلآ اِلٰـهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ, 
وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُــوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ الْعَلِـيِّ الْعَظِيْمِ,
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ, بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ .وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِّـمَّنْ دَعَآ إِلَى الله وَعَمِلَ صَالِـحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ ﴿فُصِّلَتْ 33

Selasa, 26 September 2017

Penjelasan Singkat QS Al-Hasyr ayat 18

يَآ أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(Q.S Al-Hasyr 18)

Mereka Tidak Berani Mengklaim Dirinya Sebagai Yang Paling Islami

Mari kita renungkan…
Setelah Rosululloh SAW wafat, ada khufaurrosyidun mulai dari Sayyidina Abi Bakrin hingga Sayyidina Ali Rodliyallohu Anhum, kemudian ada Khilafah Umayyah yg berkuasa sekitar 100 tahun berpusat di Syam (Syiria), lalu khilafah Abbasiyah berkuasa sekitar 500 tahun berpusat di Bagdad, Khilafah Umayyah ke-2 berkuasa sekitar 400 tahun berpusat di Andalusia / Spanyol, khilafah Fathimiyyah di Mesir kurang dari 100 tahun, khilafah Utsmaniyyah di Turki berkuasa sekitar 600 tahun dll... Tidak ada yg menyebut Islamiyyah, mereka tawadlu' / andab ashor tidak berani mengklaim dirinya sebagai yg paling Islami... Oleh karenanya para Kyai, kyai di Nusantara ini berijtihad mendirikan NKRI yg ber Pancasila... 
Wallohu a'lam.

Nalar Arab (Islam): Nalar Bayani, Nalar Irfani, Nalar Burhani

Nalar Arab (Islam), secara kategoris bisa dikatakan, ada nalar Bayani, nalar irfani, nalar Burhani (al Jabiri).. Nalar Bayani merupakan manhajul fikri melalui penalaran bahasa,, ketajaman rasa bahasa menjadi dasar menganalisis berbagai persoalan,, nalar ini mendominasi dalam tradisi Islam terutama kalangan pesantren ,oleh karenanya penguasaan nahwu / shorf, sastra / balagoh, i'lal , ilmu lugoh dan sejenisnya menjadi ukuran penting di dunia pesantren,, kajian tafsir sangat banyak dengan menggunakan nalar bayani,tasawuf juga lebih mendalam sampai mengkaji rahasia rahasia huruf,ilmu kalam /teologi islam mengandalkan kejelian pemakaian bahasa,, dst...