Senin, 20 Februari 2017

Kumpulan Sya'ir Pujian B. Sunda

      Pupujian adalah puisi yang berisi puja-puji, doa, nasihat, dan pelajaran yang berjiwakan agama Islam. Pupujian termasuk puisi keagamaan dan seni keagamaan (religius art) yang berfungsi untuk pendidikan, sejarah khotbah.
Pupujian yaitu puisi yang isinya mengenai puja-puji, doa, nasihat, dan ajaran yang dijiwai oleh ajaran Islam. Jenis karya sastra ini pada awalnya hidup di lingkungan pesantren dan tempat-tempat pengajian yang memiliki hubungan erat dengan ajaran Islam. Munculnya pondok pesantren pun sejalan dengan masuknya agama Islam ke Jawa Barat.
Pada periode awal masa penyebaran agama Islam, para ulama atau kiyai mempergunakan berbagai cara termasuk pupujian untuk menarik orang memasuki dan mempelajari agama Islam. Hal demikian itu sebagaimana dilakukan Sunan Kali Jaga ketika memasukkan ajaran Islam ke dalam seni wayang Di Jawa Barat.

Kamis, 16 Februari 2017

Dilarang Sombong

*Lahir* : ditolong oleh *Orang lain*
*Nama* : diberi oleh *Orang lain*
*Pendidikan* : didapat dari *Orang lain*
*Gaji* : diterima melalui *Orang lain*
*Kehormatan*: diberikan oleh *Orang lain*
*Mandi pertama*: dilakukan oleh *Orang lain*.
*Mandi terakhir*: dilakukan oleh *Orang lain*
*Harta setelah meninggal*: menjadi hak *Orang lain*
*Pemakaman* : dilakukan oleh *Orang lain*
Ternyata sejak lahir hingga meninggal kita selalu membutuhkan *Orang Lain*.
Kita mulai sadar bahwa hidup ini membutuhkan orang lain :
*DIMANA KEHEBATAN KITA*
Ternyata, kita bukanlah siapa-siapa tanpa "ORANG LAIN".
Bersahabatlah dengan semua orang karena kita tidak tahu kapan kita membutuhkan bantuan mereka.

Dalam Diri Manusia Ada 2 Potensi Positif & Negatif


فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا

1. Fujuroha. Potensi negatif. Dalam jasmani tempatnya. Musuh yg paling berat ada di diri manusia. Di bagian lambung ke bawah. Inginnya mengajak makan, syahwat. Kalau diikuti akan membuat dosa, baik kecil maupun besar. Kalau tidak dilatih, dididik, maka akan melahirkan dosa yg lebih besar lagi. Bentuk tazkiyatun nafs (melatih hawa nafsu) yaitu : -

Puisi Untuk Anak Yatim_Al Munsyidin Terbaru

صلاة الله علی طه اليمانی  * شفيع الخلق في يوم القيامة
دعونى فالذی أهوی دعانی * وأبدالی من البشری علامة

Sholâtullâh ‘alâ Thôhâl yamânî 
syafî’il kholqi fî yaumil qiyâmah
Da’ûnî falladzî ahwâ da’ânî 
wa abdâlî minal busyrô ‘alâmah

Wahai yatim jangan bersedih hati
Karena kau tiada ayah tiada ibu
Do'akan kedua orang tuamu
Dimulyakan diampuni tuhanmu

Pupujian Sunda_Kangjeng Nabi SAW

Gusti urang sadayana
Kangjeng Nabi anu mulya
Muhammad jenenganana
Arab Qurés nya bangsana

Semoga Kita Tidak Menjadi Manusia Pendendam, Walau Bekas Luka Itu Ada.

Karena itu, Jagalah HATI Kita
Sesungguhnya ada banyak KEBAIKAN disekeliling kita, karena KEEGOISAN menutupi hati, membuat kita tidak MELIHATNYA.
Sesungguhnya kehidupan kita sudah BAHAGIA, karena rasa TIDAK BERSYUKUR membuat kita hidup MENDERITA.
Sesungguhnya kita mempunyai banyak SAHABAT, karena KEBENCIAN membuat kita memandang mereka sebagai MUSUH.
Sesungguhnya PEKERJAAN kita sudah BAGUS, karena AMBISI berlebihan membuat kita terus MENGELUH dan PROTES.
Sesungguhnya kita sudah memiliki BANYAK kekayaan, karena KESERAKAHAN membuat kita merasa MISKIN.
Sesungguhnya hidup ini DAMAI, karena KEGELISAHAN membuat dunia terasa bagai MEDAN PERANG.
Kunci permasalahan itu semua tidak ada DILUAR, melainkan ada di dalam HATI kita.
Maka, jagalah hati kita agar bisa lebih mawas diri

Jika Semua Orang ditanya Mana Dalilnya

Saya tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya ibadah dan kehidupan muslim nantinya jika semua orang selalu diminta “mana dalilnya?” dalam setiap pekerjaan mereka. Ini fenomena beragama yang ‘aneh’, selalu meminta dalil dan dalil yang dimaksud adalah ayat Qur’an atau juga hadits Nabi s.a.w.