Selasa, 15 Maret 2016

Arti Dan Tarkib Ilahi Anta Maqsudi Wa Ridhoka Mathlubi

ﺍﻟﻬﻲ ﺍﻧﺖ ﻣﻘﺼﻮﺩﻱ ﻭﺭﺿﺎﻙ ﻣﻄﻠﻮﺑﻲ
 ﺍﻋﻄﻨﻲ ﻣﺤﺒﺘﻚ ﻭﻣﻌﺮﻓﺘﻚ

Artinya : Ya Allah hanya Engkaulah yang hamba maksud, Ridha-Mu yang hamba dambakan, berikanlah hamba kemampuan untuk dapat mencinta-Mu dan bermakrifat kepada-Mu.
ILAAHIY= Duh Pengeran ingsun : Wahai Tuhanku
ANTA = Utawi Tuan : Engkau .....
iku = adalah
MAQSHUUDIY= Dzat kang den sejo ingsun : Dzat yang ku tuju.....
WA RIDLOOKA= lan utawi ridlone Tuan : Dan keridloan-Mu lah....
iku = adalah
MATHLUUBIY= Barang kang den suprih ingsun : Sesuatu yang saya pinta....
A'THINIY= mugi paring Tuan ing ingsun : Sudilah kiranya Engkau memberikan kepadaku.....
MACHABBATAKA= ing roso demen ing Tuan : Rasa cinta kepada-Mu
Versi 2= ing roso demen Tuan (ing ingsun) : Rasa cinta-Mu (kepadaku).....
WA MA'RIFATAKA= lan ing ma'rifat ing Tuan : Dan sifat ma'rifat kepada-Mu

KETERANGAN :
UTAWI = MUBTADA'
IKU = KHOBAR
ING = MAF'UL BIHI
RIDLOOKA itu rofa' jadi Mubtada' alamat rofa'nya adalah dlommah yang dikira-kirakan pada Alif, karena huruf Alif tidak bisa untuk diharokati.. Ridlo itu termasuk isim maqshur sama halnya lafadz AL-FATAA yang i'robnya Muqoddar pada Alifnya

Mengenai Pemimpin dan QS An Nisa' ayat 144

Mengenai kepemimpinan dalam ajaran Al Quran, tidak ada yang salah dengan Al Qur'an surat An Nisa' ayat 144. Kalau kita analisis dalam gramatika bahasa Arab (Nahwu, Shorof, Balagoh) definisi kafir (berasal dari fiil madhi ka-fa-ro) itu adalah orang-orang yang ingkar nikmat, tidak mensyukuri karunia Tuhan dengan menyalahgunakannya pada hal-hal yang buruk, dengan berbagai bentuk kezaliman (termasuk di dalamnya adalah perilaku korupsi). Hal ini berdasar pada Al Qur'an surat Ibrahim ayat 7. "Bila kamu semua bersyukur pasti Aku tambah nikmat bagimu semua, dan bila kamu semua kafir (wa lain-kafar-tum, kafar/kafir=ingkar nikmat/tidak bersyukur) maka sesungguhnya azabku sangat pedih".

Bukan Islam bahasa Arabnya adalah "laisal Islam". Non muslim bahasa Arabnya "ghoirul muslim".

Senin, 04 Januari 2016

KEUTAMAAN SURAT AL IKHLASH


Dinukil secara ringkas dari kitab tafsir ibnu katsir :
، عن ثابت عن أنس أن رجلا قال : يا رسول الله ، إني أحب هذه السورة : " قل هو الله أحد " قال : " إن حبك إياها أدخلك الجنة " .
Dari Anas sesungguhnya seorang lelaki berkata :
" wahai Rasululoh, sesungguhnya aku mencintai surat ini ' qul huwallohu ahad'
Rasul bersabda : " sesungguhnya kecintaanmu pada surat al ikhlash memasukkanmu ke syurga."
(HR Ahmad dalam musnadnya secara muttasil)
عن أبي سعيد . أن رجلا سمع رجلا يقرأ : " قل هو الله أحد " يرددها ، فلما أصبح جاء إلى النبي صلى الله عليه وسلم ، فذكر ذلك له ، وكأن الرجل يتقالها ، فقال النبي صلى الله عليه وسلم : " والذي نفسي بيده ، إنها لتعدل ثلث القرآن "
Dari abu sa'id ,sesungguhnya seseorang mendengar orang lainnya membaca : ' qul huwallohu ahad ' dan mengulang ulanginya,

Jangan Memilih Tidak Tahu

Allah tak akan menghukum kita lantaran kita tidak tahu, begitu kata Imam al-Ghazali رحمه الله
Tetapi justru Allah mengazab mereka yang tidak mau tahu.
Kemauan untuk tahu itulah yang terwujudkan dengan bentuk terus menerus belajar,
Belajar dan beramal menjemput hidayah.
Ketika kita mengubah sikap kita;
Dari tak mau tahu menjadi peduli dan ingin tahu,
Dari berburuk sangka menjadi berbaik sangka,
Dari ragu menjadi yakin kepada-Nya,
Saat itulah Allah akan menunjukkan jalan hidayah-Nya pada kita.
Jangan bersikap semisal seorang yang merasa sakit namun memilih tak mau tahu dengan penyakitnya.
Adalah menggelitik jika tak mau tahu tentang syariat Islam tersebab khawatir dengan konsekuensinya.
Adalah keliru jika tak mau tahu tentang syariat Islam bisa menjadi udzur kala kita melanggar syariat, beralasan tidak tahu.
Sungguh Allah Maha Tahu tentang mana yang tidak tahu, pura-pura tidak tahu & sengaja ingin tidak tahu.

APALAH GUNANYA

- Memiliki wajah cantik ataupun tampan jika tak pernah tersentuh tetesan air wudhu',
- Memiliki tubuh indah dan menarik kalau hanya digunakan untuk menistakan diri, bukannya memuliakan diri,
- Memiliki tubuh semampai nan indah mempesona Kalau tak pernah dibuat untuk bersujud kepada-Nya,
- Memiliki kekayaan dan harta yang berlimpah kalau dalam kesehariannya tak pernah bershadaqah,
- Memiliki bibir merona bak merah delima kalau tiap harinya jarang digunakan untuk berdzikir kepada-Nya.
Ketika kita terlalu bangga atas segala kelebihan yang kita punya ketika hidup di dunia. Yang terkadang membuat kita terlena dan melupakan kewajiban kita kepada-Nya. Disitulah sebenarnya hidup kita akan menjadi sia-sia. Dan menjadi penyesalan ketika menghadap kepada-Nya.
Yuk mulai sekarang kita perbaiki diri.
Dunia boleh kita kejar.
Tapi jangan lupa akhirat juga kita kejar.

MAHABBAH atau AL HUBB - AL 'ISYQ – ASY SYAUQ atau AL ISYTIYAQ.

Jika secara bathiniyyah seseorang "gandrung" terhadap sesuatu atau seseorang maka itulah yang dinamakan MAHABBAH atau AL-HUBB dan sering kita kenal dengan cinta, lalu ketika cinta itu kemudian semakin tumbuh mengakar dan menjalar menguasai seluruh organ dan perasaan dinamakn AL-'ISYQ, setelah itu cinta mencapai titik terdalam dalam hati, yang menapakinya seperti orang yang mabuk, tak ingin lepas, tak ingin kehilangan, tak rela jika tersakiti, buta dan mati rasa itulah yang dinamakan ASY-SYAUQ atau AL-ISYTIYAQ.

PUISI K.H. MUSTHOFA BISRI (tradisi NU)

Aku pergi tahlil, kau bilang amalan jahil
Aku baca shalawat Burdah, kau bilang itu bid’ah
Lalu aku harus bagaimana?

Aku bertawassul dengan baik, kau bilang aku musyrik