Senin, 04 Januari 2016

PUISI K.H. MUSTHOFA BISRI (tradisi NU)

Aku pergi tahlil, kau bilang amalan jahil
Aku baca shalawat Burdah, kau bilang itu bid’ah
Lalu aku harus bagaimana?

Aku bertawassul dengan baik, kau bilang aku musyrik

Aku ikut majelis zikir, kau bilang aku kafir
Lalu aku harus bagaimana?
Aku shalat pakai lafal niat, kau bilang aku sesat
Aku mengadakan maulid, kau bilang tak ada dalil yang valid
Lalu aku harus bagaimana?
Aku gemar berziarah, kau bilang aku alap-alap berkah
Aku mengadakan selamatan, kau bilang aku pemuja setan
Lalu aku harus bagaimana?
Aku pergi Yasinan, kau bilang itu tak membawa kebaikan
Aku ikut tasawuf sufi, malah kau suruh aku menjauhi
Ya sudahlah. Aku ikut kalian
Kan kupakai celana cingkrang, agar kau senang
Kan kupanjangkan jenggot, agar dikira berbobot
Kan kuhitamkan jidat, agar dikira ahli ijtihad
Aku kan sering menghujat, biar dikira hebat
Aku kan sering mencela, biar dikira mulia
Ya sudahlah. Aku pasrah pada Tuhan Yang kusembah
Lalu kau nyembah Tuhan yang mana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar